Macam-Macam Hasil Rapid Test Virus Corona


Virus corona adalah hal yang sangat penting untuk diperhatikan, karena serangan virus ini tergolong mematikan dan tak bisa disepelekan begitu saja. Sudah banyak korban yang berjatuhan akibat virus ini. Bukan tanpa alasan, hal tersebut terjadi karena belum adanya penemuan yang pasti tentang antivirus dari virus COVID-19. Perlu dilakukan pemeriksaan bila seseorang mengalami gejala tertentu. Apa saja macam hasil rapid test dari virus corona? Simak ulasan berikut ini.

Macam-Macam Hasil Rapid Test Virus Corona 

Hasil rapid test corona bisa berbentuk 2 jenis, yakni reaktif dan tidak reaktif. Simak penjelasan hasilnya berikut ini.

1. Hasil deteksi antibodi reaktif atau positif 

Hasil deteksi antibodi disebut reaktif jika salah satu atau kedua antibodi IgM atau IgG menyatakan hasil reaktif. Hal ini menunjukkan kalau pasien terkena infeksi tertentu. Sebaiknya, jangan langsung panik bila hasil tes menunjukkan positif. Karena, antibodi yang diperiksa saat rapid test ini dapat muncul karena virus corona jenis lain dan bukan COVID-19.

Maka dari itu, biasanya dokter akan merujuk pasien untuk langsung melakukan swab test atau PCR. Dengan memakai tes ini, infeksi dalam tubuh dapat dipastikan penyebabnya COVID-19 atau bukan.

2. Hasil deteksi antibodi non-reaktif atau negatif 

Hasil deteksi antibodi disebut non reaktif jika kedua antibodi IgG dan IgM menyatakan hasil non reaktif. Ini artinya, pasien tidak sedang terjangkit infeksi. Pemeriksaan rapid test corona harus diulang sekali lagi saat 7-10 hari setelahnya. Pasien pun dianjurkan untuk menerapkan isolasi mandiri di rumah meski merasa sehat.

3. Hasil negatif palsu

Pemeriksaan rapid test corona pun mudah terjadi hasil yang negatif palsu. Ini bermakna, tes menyatakan hasil negatif, tapi sebenarnya ada virus SARS Cov-2 atau COVID-19 dalam tubuh pasien. Hasil negatif palsu terjadi sebab antibodi IgG dan IgM tidak langsung tercipta ketika pasien terinfeksi. Perlu waktu kisaran tujuh hari hingga antibodi hadir.

Jadi, bila pasien baru terjangkit virus corona kemarin dan menjalani rapid test hari ini, hasil tes pasien akan negatif sebab antibodinya belum tercipta. Saat kondisi seperti ini, rapid test ulang harus dilaksanakan kembali pada tujuh hari kemudian.

Macam-Macam Hasil Rapid Test Virus Corona yang positif 

1. Hasil rapid test positif yang tidak bergejala

Bila hasil rapid test positif dan tidak bergejala atau bergejala ringan saja, pasien dianjurkan untuk menerapkan isolasi mandiri. Bila pasien pernah ada riwayat kontak erat dengan pasien positif COVID-19, maka akan dinyatakan sebagai orang tanpa gejala atau OTG.

Setelahnya, akan dijalankan pemeriksaan PCR sampai dua kali selama 2 hari rutin untuk konfirmasi. Sedangkan, jika tak mempunyai kontak dengan kasus COVID-19, pasien tetap disarankan untuk menerapkan isolasi mandiri, tapi tak perlu pemeriksaan PCR.

Ketika di rumah, pasien tetap wajib melakukan physical distancing dan tidak menjalani kontak dengan anggota keluarga lainnya yang sehat, apalagi bila pasien memang mempunyai riwayat kontak erat dengan pasien positif COVID-19 sebelumnya.

2. Hasil rapid test positif yang bergejala

Apabila hasil rapid test positif dan pasien terjadi keluhan seperti demam ≥ 380 C, batuk, atau sesak napas, pasien akan dirujuk ke rumah sakit khusus rujukan COVID-19. Selanjutnya, pasien akan diperiksa memakai tes PCR dan akan dilakukan penanganan sesuai hasilnya. Berikut macam-macam hasil rapid test virus corona dengan PCR:

  • Tes PCR positif
Apabila hasil tes PCR positif, maka diagnosis COVID-19 baru dapat ditegakkan. Pasien yang mempunyai gejala ringan dan tidak mempunyai penyakit penyerta, seperti diabetes atau hipertensi, mungkin bisa menjalankan isolasi dan pengobatan mandiri di rumah dengan tetap di bawah keputusan dokter. Sedangkan, untuk pasien yang mempunyai penyakit penyerta dan bergejala berat akan ditangani rumah sakit, yaitu di ruangan isolasi khusus pasien COVID-19 dan akan memperoleh perawatan yang intensif untuk mengobati gejala dan memperkuat daya tahan tubuh.

  • Tes PCR negatif
Apabila hasil tes PCR menunjukkan pasien negatif dari SARS-CoV-2 atau virus dampak COVID-19, pasien tetap akan ditangani sebagai pasien dengan gangguan pernapasan. Jika gejala yang diderita cukup berat dan dokter menyatakan pasien butuh penanganan rawat inap, maka pasien akan dirawat di rumah sakit, tapi terpisah dari pasien COVID-19.

Apabila pernah mengalami gejala yang mirip seperti penderita COVID-19, maka jangan ragu untuk berkonsultasi atau melakukan tes di Halodoc. Di Halodoc, pasien dapat menemukan berbagai artikel kesehatan tentang COVID-19, konsultasi dengan dokter ahli, dan masih banyak layanan lainnya. Oleh karena itu, konsultasikan keluhan sekarang agar tubuh dapat terhindar dari bahaya virus COVID-19.

No comments for "Macam-Macam Hasil Rapid Test Virus Corona "